PENGAMBILAN MINYAK ATSIRI DARI TANAMAN SEREH MENGGUNAKAN METODE EKSTRAKSI SOXHLETASI

Rudi Firyanto, Priyono Kusumo, Indya Eka Yuliasari

Sari


Sereh masih belum banyak dibudidayakan di Indonesia, tanaman ini diproses dan diolah menjadi minyak atsiri, maka akan mendapatkan nilai jual yang tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui variabel yang paling berpengaruh pada pengambilan minyak atsiri sereh menggunakan proses ekstraksi soxletasi pelarut n-heksan, serta membandingkan dengan standartnya. Variabel yang paling berpengaruh pada penelitian ini adalah variabel waktu. Hasil dari Analisa GC-MS kandungan Citral hanya 1,56 % yang seharusnya bisa mencapai 75-85%. Senyawa citral ini membentuk turunan turunan lain yaitu sitronella, sitronelol, dan geraniol. Senyawa Geraniol hanya 0,54% yang seharusnya bisa mecapai 12-18%. Pengambilan minyak pada penelitian ini tidak optimum karena n-heksan tidak efisien sebagai pelarut dan rentang suhu didih pelarut dan minyak terlalu jauh.

Kata Kunci


ekstraksi; n-heksan; sereh

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Coulson, J.M., Richardson, J.F., 2002, “Coulson and Richardson’s Chemical Engineering”, Vol.2, 5th ed, Butterworth-Heinemann, Oxford, hal 502-503.

Fransiska, Laurentia, Felycia, 2008, “Ekstraksi Minyak Atsiri Dari Tanaman Sereh Dengan Menggunakan Pelarut Metanol, Aseton, Dan N-Heksana”, Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya.

McCabe, W.L., Smith, J.C., Harriott, P., 1993, “Unit Operation of Chemical Engineering”, 5th ed, Mc Graw-Hill, New York, hal. 635

Heksana. (2017, 26 November). Wikipedia, Ensiklopedia Bebas. Diakses pada 17:02, Agustus 13, 2018, dari https://id.wikipedia.org/wiki/Heksana.

Guenther, E., 1987, “Essential Oils,Jilid I”, Robert E.Krieger Publishing Co.Inc, New York.


Article Metrics

Sari view : 74 times
PDF (English) - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.