PEMANFAATAN KITOSAN DARI LIMBAH CANGKANG KERANG HIJAU (Perna viridis) SEBAGAI ADSORBAN LOGAM Cu

RUDI FIRYANTO

Abstract


Kitosan merupakan biopolimer alam yang terkandung dalam cangkang kerang hijau maupun crustaceae jenis lainnya yang diperoleh dari hasil proses deasetilasi kitin. Kitosan memiliki banyak manfaat diantaranya pada bidang industri, pangan, agrikultur, medis hingga bioteknologi. Proses isolasi kitin dilakukan melalui dua proses yaitu proses deproteinasi dan proses demineralisasi, sedangkan proses isolasi kitosan dilakukan dengan cara proses deasetilasi dari kitin. Proses deproteinasi adalah proses yang bertujuan untuk menghilangkan protein yang terkandung dalam cangkang kerang hijau dengan cara limbah cangkang kerang hijau dipanaskan pada suhu 80oC selama 60 menit dengan menggunakan pelarut NaOH. Proses demineralisasi adalah proses yang bertujuan untuk menghilangkan mineral yang terdapat dalam kitin, dimana dalam proses demineralisasi kitin direaksikan dengan larutan HCl encer. Sedangkan proses deasetilasi adalah proses yang bertujuan untuk menghilangkan gugus asetil yang terdapat pada kitin dan digantikan dengan gugus amina dengan menggunakan pelarut NaOH pekat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimental design dua level. Dari penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa variable yang paling berpengaruh pada proses adsorbsi logam Cu oleh kitosan yaitu waktu adsorbsi. Hasil yang paling optimum dicapai pada waktu adsorbsi (t) 55 menit dan daya adsorbsi sebesar 47,09 %, dengan ketentuan menggunakan kitosan sebanyak 5 gram, suhu adsorbsi 70-80o C serta kecepatan pengadukan 350 rpm. Dari hasil penelitian ini diperoleh persamaan : y = -0,007x2 + 1,004 x + 11,64.

Refbacks