ANALISA KINERJA PELAYANAN BRT TRANS SEMARANG

Kemmala Dewi, Wulan Valenzya

Sari


Transportasi mempunyai peranan sangat penting dalam mendukung
mobilitas masyarakat dan barang. Peningkatan mobilitas harus di imbangi dengan
infrastruktur. Peningkatan jumlah dan mobilitas masyarakat yang tidak diimbangi
dengan infrastruktur yang memadai bisa menimbulkan masalah transportasi.
Transportasi umum (public transport) yang sudah beroperasi di Kota Semarang
saat ini terdiri dari berbagai macam seperti angkutan mobil penumpang, bus
DAMRI, dan alat transportasi massal berbasis jalan yakni Bus Rapid Transit
(BRT). Angkutan umum ini diharapkan mampu menangani kendala kemacetan
dan jumlah kendaraan yang semakin padat yang tidak diimbangi dengan ruas jalan
yang tersedia. Penelitian / kajian yang pernah dilakukan terkait topik Tugas Akhir
ini, yaitu Evalusai Kinerja Pelayanan BRT Semarang Rute Mangkang-
Penggaron. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif.
Dari pengamatan yang dilakukan untuk Trayek Mangkang-Penggaron
dengan panjang rute ± 20 km nilai Load Factor yang didapat pada hari Senin
Load factor sebesar 0,6 dihari rabu sebesar 0,8 dan pada hari sabtu sebesar 0,9
dengan Standar Departemen Perhubungan sebesar 06 -0.8. Dengan kecepatan
Rata- rata perharinya sebesar 25.63 dihari senin, 27.02 dihari rabu dan 26.15
dihari sabtu dengan standar Departemen Perhubungan sebsesar 20 KM/Jam. maka
dapat dikatakan bahwa BRT sudah cukup optimal dalam melayani pergerakan
penumpang. Selain itu headway yang terjadi secara keseluruhan sudah cukup baik
memenuhi standard dari SK.Dirjen 687 Tahun 2002. Meskipun waktu tunggu
belum optimal yaitu sebesar 4 menit.
Hasil dari penelitian ini adalah perlu dilakukan perbaikan yaitu
mengutamakan ketepatan waktu dan kedisiplinan pegawai untuk melayani
kebutuhan masyarakat. Penambahan jumlah armada BRT di jam pucak agar
mengurangi over load penumpang. Lalu untuk peningkatan kualitas pelayanan,
sebaiknya di setiap shelter diberikan petunjuk kedatangan bus seperti Running
text yang menunjukkan posisi bus agar pengguna mengerti waktu kedatangan dan
Untuk menambah flexibilitas daya jelajah angkutan BRT, kemudian pentingnya
pengadaan handsanitizer di halte dan di BRT disaat pandemi sekarang ini.

Teks Lengkap:

PDF

Article Metrics

Sari view : 475 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.