Kebijakan Editorial

Fokus dan Ruang Lingkup

Ruang lingkup jurnal yang diterbitkan dalam jurnal Dunia Hukum PDIH UNTAG Semarang adalah sebagai berikut.

  • Public and Private Law
  • Law, Human Right, Politics and Justice
  • Islamic Economic Law
  • Law Enforcement
  • Consumer Behavior and Protections
  • Law, Health Law and Science Health of Law
  • Medical Law, Patient Safety and Health Law
  • Legal Medicine, Forensic Medicine and Medical Law
  • Negligence, Malpractice and Liability
  • Legal Issues in Psychiatry and Psychology
  • Drug and Food Laws
  • Dentist Law
  • Nursing Law
  • Law of Pharmaceutical
  • Medical Business and Marketing Strategy
  • Intellectual Property Rights

 

Kebijakan Bagian

Artikel

Centang Naskah Terbuka Centang Diindeks Centang Telah di-Peer review
 

Kebijakan Akses Terbuka

Jurnal ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.

 

Etika Publikasi

Konten :
Dunia Hukum adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH), Fakultas Hukum, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang. Jurnal ini tersedia dalam bentuk cetak dan online dan sangat menghargai etika publikasi dan menghindari segala jenis plagiarisme. Pernyataan ini menjelaskan perilaku etis semua pihak yang terlibat dalam tindakan menerbitkan artikel di jurnal ini, termasuk penulis, redaktur, redaksi, peer reviewer dan penerbit (PDIH, Fakultas Hukum, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang).


Panduan Etika untuk Publikasi Jurnal.

Publikasi sebuah artikel di jurnal Dunia Hukum PDIH UNTAG Semarang adalah penting dalam pengembangan jaringan pengetahuan. Ini merupakan cerminan langsung dari kualitas karya penulis dan institusi yang mendukungnya. Artikel peer-review mendukung dan mewujudkan metode ilmiah. Oleh karena itu penting untuk menyepakati standar perilaku etis yang diharapkan untuk semua pihak yang terlibat dalam tindakan penerbitan: penulis, editor jurnal, reviewer sejawat, penerbit dan masyarakat.

Program Doktor Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang sebagai penerbit Dunia Hukum menjalankan tugas perwalian atas semua tahap penerbitan secara serius dan kami menyadari perilaku etis dan tanggung jawab lainnya. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa iklan, cetak ulang atau pendapatan komersial lainnya tidak berdampak atau mempengaruhi keputusan editorial. Selain itu, PDIH Fakultas Hukum, Universitas 17 Agustus 1945 Semarang dan Tim Editorial akan membantu dalam komunikasi dengan jurnal dan / atau penerbit lain yang akan bermanfaat dan perlu dilakukan.

Keputusan publikasi Editor dari Dunia Hukum PDIH bertanggung jawab untuk menentukan artikel mana yang disampaikan ke jurnal harus dipublikasikan. Validasi pekerjaan yang dimaksud dan kepentingannya bagi peneliti dan pembaca harus selalu mendorong keputusan semacam itu. Para editor dapat dipandu oleh kebijakan dewan editorial jurnal dan dibatasi oleh persyaratan hukum seperti yang berlaku pada masa depan karena fitnah, pelanggaran hak cipta dan plagiarisme. Para editor mungkin terkait dengan editor dan pengulas lain dalam mengambil keputusan ini.

Perlakuan yang adil
Editor setiap saat mengevaluasi manuskrip untuk konten intelektual mereka tanpa memperhatikan ras, jenis kelamin, orientasi seksual, kepercayaan agama, asal etnis, kewarganegaraan, atau filsafat politik para penulis.

Kerahasiaan
Editor dan setiap staf editorial tidak boleh mengungkapkan informasi apapun tentang manuskrip yang dikirimkan kepada orang lain selain penulis, pengulas, pengulas potensial, penasihat editorial, dan penerbit lainnya yang sesuai.

Pengungkapan dan benturan kepentingan
Materi yang tidak dipublikasikan yang diungkapkan dalam naskah yang diajukan tidak boleh digunakan dalam penelitian editor sendiri tanpa persetujuan tertulis dari penulis.

 

Tugas Reviewer

Kontribusi atas Keputusan Editorial.
Peer review membantu editor dalam membuat keputusan editorial dan melalui editorial komunikasi dengan penulis juga dapat membantu penulis dalam memperbaiki naskah.

Kecepatan.
Setiap wasit terpilih yang merasa tidak memenuhi syarat untuk meninjau penelitian yang dilaporkan dalam sebuah naskah atau mengetahui bahwa tinjauan singkatnya akan menjadi tidak mungkin harus memberitahu editor dan memaafkan dirinya sendiri dari proses peninjauan.

Kerahasiaan.

Setiap manuskrip yang diterima untuk diperiksa harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Mereka tidak boleh ditunjukkan atau didiskusikan dengan orang lain kecuali yang diberi wewenang oleh editor.

Standar Objektivitas.
Ulasan harus dilakukan secara obyektif. Kritik pribadi penulis tidak tepat. Wasit harus mengekspresikan pandangan mereka dengan jelas dengan argumen pendukung.

Pengakuan Sumber.
Reviewer harus mengidentifikasi karya publikasi yang relevan yang belum pernah dikutip oleh penulis. Setiap pernyataan bahwa suatu pengamatan, derivasi, atau argumen telah dilaporkan sebelumnya harus disertai dengan kutipan yang relevan. Seorang reviewer juga harus meminta perhatian editor atas kesamaan substansial atau tumpang tindih antara manuskrip yang sedang dipertimbangkan dan makalah publikasi lainnya yang memiliki pengetahuan pribadi.

Pengungkapan dan Benturan Kepentingan.
Informasi atau ide istimewa yang diperoleh melalui peer review harus dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk keuntungan pribadi. Peninjau tidak boleh menganggap manuskrip di mana mereka memiliki konflik kepentingan akibat hubungan, hubungan, atau hubungan kompetitif, kolaboratif, atau hubungan lain dengan penulis, perusahaan, atau institusi mana pun yang terkait dengan surat kabar.

 

Tugas Penulis

Standar pelaporan Penulis laporan penelitian asli harus menyajikan laporan yang akurat tentang pekerjaan yang dilakukan serta diskusi yang obyektif mengenai kepentingannya. Data yang mendasari harus diwakili secara akurat di kertas. Kertas harus berisi detail dan rujukan yang cukup untuk mengizinkan orang lain meniru pekerjaan. Pernyataan palsu atau sengaja tidak akurat merupakan perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima.

Orisinalitas dan plagiarisme Penulis harus memastikan bahwa mereka telah menulis karya asli sepenuhnya, dan jika penulis telah menggunakan karya dan / atau kata-kata orang lain yang telah dikutip atau dikutip dengan tepat.

Publikasi Multiple, Redundant atau Concurrent. Seorang penulis seharusnya tidak secara umum menerbitkan manuskrip yang pada dasarnya menggambarkan penelitian yang sama di lebih dari satu jurnal atau publikasi utama. Mengirimkan naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan merupakan perilaku penerbitan yang tidak etis dan tidak dapat diterima.

Pengakuan Sumber. Pengakuan yang benar atas karya orang lain harus selalu diberikan. Penulis harus mengutip publikasi yang telah berpengaruh dalam menentukan sifat dari karya yang dilaporkan.

Karangan Makalah. Kepengarangan harus dibatasi pada mereka yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap konsepsi, desain, pelaksanaan, atau interpretasi dari penelitian yang dilaporkan. Semua orang yang telah memberikan kontribusi signifikan harus terdaftar sebagai rekan penulis. Bila ada orang lain yang telah berpartisipasi dalam aspek substantif tertentu dari proyek penelitian, mereka harus diakui atau terdaftar sebagai kontributor. Penulis yang sesuai harus memastikan bahwa semua rekan penulis yang sesuai dan tidak ada rekan penulis yang tidak tepat disertakan di atas kertas, dan bahwa semua rekan penulis telah melihat dan menyetujui versi terakhir dari makalah tersebut dan telah menyetujui pengajuannya untuk dipublikasikan.

Pengungkapan dan Benturan Kepentingan. Semua penulis harus mengungkapkan dalam naskah mereka setiap konflik kepentingan keuangan atau kepentingan substantif lainnya yang dapat ditafsirkan untuk mempengaruhi hasil atau interpretasi manuskrip mereka. Semua sumber dukungan finansial untuk proyek tersebut harus diungkapkan.

Kesalahan Mendasar dalam Karya yang Diterbitkan. Ketika seorang penulis menemukan kesalahan atau ketidaktepatan yang signifikan dalam karya terbitannya sendiri, maka kewajiban penulis untuk segera memberi tahu editor jurnal atau penerbit dan bekerja sama dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki kertas tersebut.

 

======================

Dr. Mashari, SH, Mhum
Editor-in-Chief
Dunia Hukum PDIH Fak.Hukum, UNTAG Semarang