Optimalisasi Pelaksanaan Izin Edar Produk PIRT Melalui Pengembangan Sistem Keamanan Pangan Yang Berkelanjutan

Bambang Hermanu, Saryana Saryana

Sari


Penelitian ini mengkaji permasalahan efektivitas implementasi izin edar produk PIRT sebagai perwujudan sistem keamanan pangan berkelanjutan yang masih perlu untuk dikembangkan, guna lebih menyempurnakan kebijakan tersebut menuju pada tingkat optimalisasi dan efektivitas yang diharapkan, yang antara lain tercermin dari indikator terwujudnya peningkatan standar keamanan pangan menurut Undang-undang No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya menunjukkan, bahwa secara umum SKPT dalam pelaksanaannya mengalami kelemahan sinergis antar jaringan yang dibentuk, dan secara nyata cenderung berpengaruh pada tingkat efektivitasnya. Metode penelitian yang dipergunakan adalah penelitian yuridis sosiologis, guna melihat fakta empirik yang terjadi di masyarakat dengan melakukan observasi dalam bentuk komunikasi interaktif secara mendalam dengan para stakeholder terkait serta para produsen dan konsumen PIRT, melalui pendekatan penerapan rancangan model pengembangan SKPT yang telah dirumuskan. Dari hasil penelitian lanjutan ini,  setidak-tidaknya dapat lebih memberikan solusi alternatif dalam rangka membangun sinergi yang terintegrasi guna meningkatkan efektivitas dan optimalisasi pelaksanaan ketentuan izin edar produk pangan industri rumah tangga (PIRT). Dengan demikian,  dari keseluruhan rangkaian kegiatan penelitian ini, diharapkan dapat menumbuhkan tingkat kesadaran bersama akan pentingnya keamanan pangan, guna lebih meningkatkan kualitas perlindungan konsumen pangan dari banyaknya peredaran produk pangan industri rumah tangga yang tidak berizin edar.

 

Kata Kunci : Izin edar,  PIRT,  SKPT,  Stakeholder

 

ABSTRACT

This study examines the problems of effective implementation of the distribution permits of products PIRT as the embodiment of the system of integrated food safety still need to be developed, in order to further refine the policy towards the level of optimization and effectiveness is expected, among other things reflected in the indicators of the realization of improved standards of food safety according to Law No. 18 Year 2012 on Food. Based on the results of previous studies have shown, that in general SKPT experienced weakness in its implementation synergy between networks are formed, and significantly tend to influence the level of effectiveness. The research method used is the juridical sociological research, in order to see the empirical facts that occurred in the community by making observations in the form of in-depth interactive communication with the relevant stakeholders as well as the producers and consumers PIRT, through the adoption of the draft approach SKPT development model has been formulated. From the results of this further research, at least can be provided alternative solutions in order to build an integrated synergy to enhance the effectiveness and optimization of the implementation of the provisions of the marketing authorization of food products of domestic industry (PIRT). Thus, on the whole range of research activities, is expected to raise the level of mutual awareness of the importance of food safety, in order to further improve the quality of consumer protection circulation of food from many food products industry household unauthorized distribution.


Kata Kunci


Distribution Permits, PIRT, SKPT, Stakeholder

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.

Komentar di artikel ini

Lihat semua komentar



ISSN : 2302-2752 http://u.lipi.go.id/1346221190

Isi Naskah jurnal menjadi tanggung jawab penuh penulis yang bersangkutan

Dikelola oleh Penerbit Jurnal UNTAG Semarang. Email: untag@untagsmg.ac.id