PEMBUATAN GULA TETES DARI PATI UBI JALAR UNGU SECARA HIDROLISIS MENGGUNAKAN ENZIM DAN EVAPORATOR BERTEKANAN

Alifia Maharani Zalsabila

Sari


Kebutuhan gula nasional yang terus meningkat belum dapat dipenuhi oleh produksi dalam negeri, sehingga diperlukan sumber gula alternatif yang lebih sehat dan berbasis komoditas lokal. Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) berpotensi sebagai bahan baku pembuatan gula cair karena kandungan karbohidrat, serat, vitamin, dan antosianinnya yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum produksi gula tetes dari pati ubi jalar ungu melalui proses hidrolisis enzimatis menggunakan enzim α-amilase dan glukoamilase dengan variasi dosis (1,2; 1,4; 1,8; dan 2 ml), serta proses evaporasi menggunakan evaporator bertekanan dengan variasi waktu (30 - 80 menit). Hasil menunjukkan bahwa volume enzim optimum adalah 1,8 ml dengan nilai yield tertinggi sebesar 90,90%. Semakin lama waktu evaporasi, semakin tinggi kualitas gula cair yang dihasilkan, ditandai dengan peningkatan viskositas, densitas, dan nilai °Brix, serta penurunan kadar air dan pH. Gula tetes terbaik diperoleh pada waktu evaporasi 80 menit, dengan karakteristik °Brix sebesar 75, viskositas 2067,33 cP, kadar air 12,42%, dan kadar abu 0,94%. yang memenuhi standar mutu gula cair berdasarkan SNI. Kombinasi proses hidrolisis enzimatis dan evaporasi bertekanan pada pati ubi jalar ungu mampu menghasilkan gula tetes dengan karakteristik mutu yang baik, sehingga berpotensi menjadi alternatif pemanis lokal yang lebih sehat.

Kata Kunci


Gula Cair; Hidrolisis Enzimatis; Pemanis alternatif.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arnata, I.W., B.H. Admadi, dan E. Pardede. 2021. Produksi Gula Cair dari Pati Ubi Jalar Melalui Proses Likuifikasi dan Sakarifikasi Secara Enzimatis. Fakultas Teknologi Industri Pertanian. Universitas Udayana. Bali.

Choir, A. Z. A., & Akbar, A. A. (2023). Analisis kandungan glukosa dan daya terima gula cair berbahan dasar Ubi Cilembu (Ipomoea batatas L.). Jurnal SAGO Gizi Dan Kesehatan, 5(1), 133. https://doi.org/10.30867/gikes.v5i1.1295.

Aghata. 2018. Pengaruh Suhu Dan Lama Proses Evaporasi Vakum Terhadap Karakteristik Fisikokimia Dan Organoleptik Gula Cair Sorgum. Skripsi. Universitas Brawijaya Malang.

Soeswanto, B., Sri Maulida, R., & Tiosari Br Simanjuntak, Y. (2023b). Chemica Isola Pembuatan Gula Cair dari Nira Aren (Arenga pinnata) pada Kondisi Vakum. In Chemica Isola (Vol. 3, Issue 2). https://ejournal.upi.edu/index.php/CI/index.

Sholichin, Sineke, J., & Ismanilda. (2025). BUKU AJAR ILMU PANGAN FULL NASKAH (1). PT Nuansa Fajar Cemerlang.

Setiawan, Y. (2022). Analisis Fisiokimia Gula Aren Cair. Agroscience, 10(1).

Aini, N. ’, Lidia, L., & Ledyanna, A. (2025). Available online at: https://pakisjournal.com/index.php/jfsa Journal of Food Security and Agroindustry (JFSA) Identifikasi Kandungan Kadar Air Nuget Bayam (Amaranthus spp.) dengan Metode Gravimetri Determination of Moisture Content in Spinach (Amaranthus spp.) Nuggets Using the Gravimetric Method. 3(2), 46–52. https://doi.org/10.58184/jfsa.v3i2.666.

Kencana, A. B., Dewi, E., & Taufik, M. (2023). The Impact of pH And Temperature on the Crystallization Process of Coconut Palm Sugar. Equilibrium Journal of Chemical Engineering, 7(2), 199. https://doi.org/10.20961/equilibrium.v7i2.79964.

Sutamihardja, R., Azizah, M., Dwisepti Mafiana, B., Studi, P., Fmipa, K., Nusa, U., Bogor, B., Program, ), Fmipa, S. B., Kh, J., Iskandar, S., & Tanah, C. (2017). PERBANDINGAN HIDROLISIS ENZIMATIS DAN ASAM TERHADAP PATI JAGUNG MANIS (Zea mays L.) DALAM PEMBUATAN GULA CAIR Comparison Hydrolisis of Enzymatic and Acid of Sweet Corn Starch (Zea mays L.) in Liquid Sugar Production.




DOI: http://dx.doi.org/10.56444/cjce.v7i1.6896

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.