The Death Penalty from a Criminal Law Perspective: Between the Deterrent Effect, Morality, and Human Rights

Muhammad Syaifudin Hisbullah, Elly Trisnawati, Ana Krisdiyana, Valencia Angel, Eko Budi

Sari


This article examines the complexities of the death penalty in Indonesia, emphasizing three key aspects: its effectiveness as a crime deterrent, its moral and ethical legitimacy, and its compliance with human rights and international obligations. The study employs a normative-juridical approach with descriptive analysis, combining legislative and conceptual approaches to examine the Criminal Code, the Narcotics Law, court decisions, academic literature, and international publications. The analysis shows that the effectiveness of the death penalty as a deterrent remains debated, as social, economic, educational, and environmental factors often play a greater role in determining criminal behavior than the threat of physical punishment. From a moral and human rights perspective, the death penalty poses a dilemma between the utilitarian principle, and the deontological principle. Constitutional Court and Supreme Court decisions, as well as Law Number 1 of 2023, emphasize selectivity, proportionality, probation, and a restorative approach as an effort to balance the interests of the public, victims, and perpetrators. The Islamic legal approach through qisas and diyat also offers a humanistic restorative alternative. Thus, the death penalty in Indonesia must be implemented fairly, selectively, and humanely, in accordance with legal ethics, human rights principles, and the values of social justice.

Kata Kunci


Death Penalty, Deterrent Effect, Human Rights, Moral Legitimacy, Restorative Justice.

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Angrayni, Lysa. “Hukum Pidana Dalam Perspektif Islam Dan Perbandingannya Dengan Hukum Pidana Di Indonesia.” Hukum Islam 15, no. 1 (2015): 46-60.

Anugrah, Roby, and Raja Desril. “Kebijakan formulasi pidana mati dalam pembaharuan hukum pidana Indonesia.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 3, no. 1 (2021): 80-95.

Arief, Amelia. “Problematika Penjatuhan Hukuman Pidana Mati Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia Dan Hukum Pidana.” Kosmik Hukum 19, no. 1 (2019): 431-462.

Asnawi, Habib Shulton. “Hak Asasi Manusia Islam dan Barat: Studi Kritik Hukum Pidana Islam dan Hukuman Mati.” Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum 1, no. 1 (2012): 232-251.

Cahyani, Gisella Tiara, Siti Bilkis Sholehah, Dara Nurul Salsabillah, Muhammad Alwan Ramandhana, Revand Arya Pratama, and Herli Antoni. “Hukum pidana mati di Indonesia berdasarkan perspektif hak asasi manusia dan alternatif penegakan hukum.” Al-Qisth Law Review 7, no. 1 (2023): 167-184.

Christianto, Hwian. “Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati bagi Terpidana Mati dalam Hukum Pidana.” Jurnal Konstitusi 6, no. 1 (2009): 25-38.

Daipon, Dahyul. “Hukuman Mati Bagi Koruptor Pada Saat Keadaan Tertentu (Pandemi COVID-19) Perspektif Hukum Nasional dan Hukum Islam.” Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam 15, no. 1 (2021): 137-150.

Dewi, Ni Komang Ratih Kumala. “Keberadaan Pidana Mati Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).” Jurnal Komunikasi Hukum (JKH) 6, no. 1 (2020): 104-114.

Efendi, Roni. “Pidana Mati dalam Perspektif Hukum Pidana dan Hukum Pidana Islam.” JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) 16, no. 1 (2017): 125-143.

Hatta, Muhammad. “Perdebatan hukuman mati di Indonesia: Suatu kajian perbandingan hukum Islam dengan hukum pidana Indonesia.” MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 36, no. 2 (2012): 76-93.

Heltaji, Herliana. “Dilema Hak Asasi Manusia dan Hukum Mati Dalam Konstitusi Indonesia.” Pamulang Law Review 4, no. 2 (2021): 157-168.

Idayat, Mang Tra Himam. “Pertentangan yang Terjadi dalam Kasus Pemidanaan Hukuman Pidana Mati dan Hak Asasi Manusia di Indonesia.” Konsensus: Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum dan Ilmu Komunikasi 2, no. 3 (2025): 237-253.

Imran, Maizul, Arsal Arsal, and Sri Wahyuni. “Dehumanisasi Hukuman Mati Bagi Pengedar Narkotika Di Indonesia Menurut Hukum Islam.” Al-Jinayah: Jurnal Hukum Pidana Islam 9, no. 2 (2023): 219-235.

Insani, Nur, Upik Mutiara, and Haritsa Haritsa. “Penerapan Hukuman Mati Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif Di Indonesia.” Pagaruyuang Law Journal 6, no. 2 (2023): 149-163.

Iqbal, Sirya, Hamdani Hamdani, and Yusrizal Yusrizal. “Analisis Perbandingan Hukuman Terhadap Tindak Pidana Pembunuhan Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Dan Hukum Islam.” Suloh: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh 10, no. 1 (2022): 113-138.

Izad, Rohmatul. “Pidana Hukuman Mati Di Indonesia Dalam Perspektif Etika Deontologi.” Al-Syakhsiyyah: Journal of Law and Family Studies 1, no. 1 (2019): 32-45.

Jumiati, Agatha, and Ellectrananda Anugerah Ash-Shidiqqi. “Asas Kepastian Hukum Pelaksanaan Hukuman Mati di Indonesia.” Ius Civile: Refleksi Penegakan Hukum Dan Keadilan 6, no. 1 (2022): 26-36.

Kania, Dede. “Cita Politik Hukum Pidana Mati Di Indonesia.” Jurnal Ilmu Hukum 4, no. 2 (2014): 161-179.

Khaerunessa, Shakira Ananda, Putri Khoerunnisa Damayanti, Bilqis Aprilianie, and Farrel Fadhil Pratama. “Legitimasi Hukuman Mati Menurut Immanuel Kant: Teori Keadilan Retributif Dan Konfliknya Dengan Hak Asasi Manusia.” Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat 4, no. 01 (2025): 239-265.

Kurniawan, Mochamad Reza, and Fendi Setyawan. “Prinsip Kepastian Hukum Terhadap Pelaksanaan Pidana Mati dalam Perspektif Hak Asasi Manusia dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia.” KUNKUN: Journal of Multidisciplinary Research 2, no. 1 (2025): 55-63.

Leonard, Tommy. “Pembaharuan Sanksi Pidana Berdasarkan Falsafah Pancasila Dalam Sistem Hukum Pidana Diindonesia.” Yustisia 5, no. 2 (2016): 468-483.

Munasto, Daud. “Kebijakan Hukuman Mati Bagi Pelaku Tindak Pidana Korupsi Dikaji Dalam Perspektif Sosiologi Hukum.” Widya Pranata Hukum 4, no. 1 (2022): 24-38.

Munawar, Said. “Ratio Legis Konsep Pemidanaan Hukuman Mati Terhadap Koruptor Dalam Sistem Hukum Pidana Di Indonesia.” Law, Development and Justice Review 8, no. 1 (2025): 1-19.

Putri, Krisnanda Etika, Eko Soponyono, and R. B. Sularto. “Rekonstruksi Kebijakan Hukum Pidana Terhadap Eksekusi Pidana Mati.” Diponegoro Law Journal 5, no. 3 (2016): 1-14.

Ramadhan, Rangga Abdi, Athifatul Wafiroh, and Cecep Soleh Kurniawan. “Penerapan Hukuman Mati Di Indonesia Perspektif Maqasid al-Shari’ah.” Ma’mal: Jurnal Laboratorium Syariah Dan Hukum 5, no. 1 (2024): 27-49.

Sinaga, Hasudungan. “Penghapusan Hukuman Mati: Analisis terhadap Keseimbangan antara Hak Asasi Manusia dan Efektivitas Penegakan Hukum di Indonesia.” PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora 4, no. 3 (2025): 4525-4534.

Sipayung, Baren, Sardjana Orba Manullang, and Henry Kristian Siburian. “Penerapan hukuman mati menurut hukum positif di Indonesia ditinjau dari perspektif hak asasi manusia.” Jurnal Kewarganegaraan 7, no. 1 (2023): 134-142.

Sulaiman, Muhammad. “Hak Asasi Manusia dan Hukuman Mati dalam Perspektif Islam.” Jurnal Hukum Uniski 12, no. 1 (2023): 1-17.

Ubay, Syamsi, and Ruben Achmad. “Eksistensi Hukuman Mati dalam Perspektif Hukum Pidana Indonesia.” Legalitas: Jurnal Hukum 1, no. 1 (2017): 112-187.

Wahyudi, Ade Arga, Wami Irma Suryani, and Zul Fahmi. “Hukuman Mati dan Hak untuk Hidup di Indonesia: Tinjauan HAM terhadap Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023.” SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 4, no. 3 (2025): 880-889.

Yulianto, Nurul Amalia Syahrullah, Nur Mohamad Kasim, and Erman I. Kasim. “Eksistensi Hukuman Mati Terhadap Kasus Pembunuhan Perspektif Hukum Pidana Indonesia Dan Hukum Islam.” Al-Mizan (e-Journal) 19, no. 1 (2023): 21-38.




DOI: http://dx.doi.org/10.56444/jidh.v10i1.6714

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by4.footer##



Jurnal Ilmiah Dunia Hukum indexed at:



Member of:



Visitors:

Tandai Penghitung

Mainkan slot online di STM88 untuk peluang menang lebih tinggi dan hadiah luar biasa! Dengan RTP terbaik, kemenangan besar sudah menunggu.